Sunday, 10 January 2016

Gangguan Mental dan Fisik Pecandu Game




Hai pembaca sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses selalu. Kali ini saya akan membahas tentang Gangguan dan fisik yang dialami pecandu game.

Anda menyukai bermain Game..? Baik game online ataupun Ofline

Berapa lama Anda Bermain ? apabila lebih 3 jam tanpa berhenti, atau sampai membuat waktu penting anda terabaikan, anda Patut Berhati-hati

Mungkin Anda sudah Termasuk pecandu game yang bisa mengganggu mental dan fisik anda, bahkan dapat mengakibatkan Kematian. 



Seperti kecanduan lainnya, kecanduan video game juga memiliki gejala-gejala khusus pada Mental dan fisik.




Penting bagi Anda untuk mengenali tanda-tandanya demi menyelamatkan kenalan, keluarga atau bahkan diri Anda sendiri dari kecanduan ini. Menurut Illinois Institute for Addiction Recovery, kecanduan bermain video game memiliki gejala emosi dan fisik.

 Gejala Gangguan Mental:

1. Perasaan gelisah dan / atau mudah marah ketika tidak bisa bermain.
2. Pikiran dipenuh sesi permainan yang telah berlalu atau yang akan datang.
3. Berbohong kepada teman atau anggota keluarga tentang jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain.
4. Terisolasi dari orang demi  menghabiskan lebih banyak waktu bermain.
5. Mengabaikan masalah yang penting berkaitan dengan Keluarga, sekolah, bahkan diri sendiri.

 Gejala Gangguan fisik:

1. Kelelahan.
kelelahan terjadi setelah beberapa jam duduk dan berkonsentrasi dalam bermain game.
 
2. Migrain karena konsentrasi intens atau ketegangan mata.

3. Mengalami Carpal Tunnel Syndrome, disingkat CTS. CTS  adalah penyakit di pergelangan tangan karena saraf yang tertekan dan menimbulkan gejala nyeri, mati rasa, dan parestesia (kesemutan atau seperti terbakar). 
Carpal tunnel syndrome dapat disebabkan oleh terlalu sering
menggunakan controller atau mouse (tetikus).


4. Kebersihan pribadi yang buruk.

Seperti gangguan kompulsif lainnya, kecanduan video game dapat memiliki konsekuensi negatif yang parah.
Meskipun sebagian besar gejala yang tercantum di atas memiliki efek jangka pendek, kecanduanvideo game juga dapat menyebabkan dampak jangka panjang yang lebih parah jika tidak ditangani dengan benar.
Misalnya, seseorang kecanduan video game sering lupa atau sengaja tidak makan dan tidur demi melanjutkan permainan.

Efek jangka pendeknya, mungkin pelaku hanya merasa kelaparan atau lelah. Tapi jika ini terjadi terus-menerus, masalah kesehatan lain yang lebih serius akan muncul.

Demikian pula, orang-orang yang mengisolasi diri dari orang lain untuk bermain video game bisa saja jadi kehilangan teman dan menjauh dari keluarga.


Efek jangka panjang lainnya adalah konsekuensi keuangan, akademik dan pekerjaan yang terbengkalai. Video game dan peralatannya, jika dikejar terus-menerus, bisa  sangat mahal. Belum lagi ada biaya koneksi internet kecepatan tinggi yang diperlukan untuk game multiplayer online.

Permainan ini juga bisa sangat memakan waktu, membuat pecandunya hanya memiliki sedikit waktu untuk fokus pada pendidikan atau karir mereka.

Apakah ada tes medis yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang sudah masuk kategori pecandu atau belum?

Tes yang paling efektif adalah tes mandiri, dengan  memeriksa daftar gejala di atas. Jika Anda menemukan diri  Anda atau seseorang yang Anda kenal Mengalami beberapa gejala yang disebut di atas, 

Itulah saat yang tepat untuk segera berusaha mengurangi waktu bermainvideo game.  Jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri, pasti psikolog atau psikiater bisa membantu Anda.(Lily Turangan/Kompas.com)

Demikianlah gejala mental dan fisik seseorang yang mungkin diderita pecandu game. Agar anda waspada dan berhati-hati.

Semoga Bermanfaat..!!!


Saturday, 9 January 2016

Bahaya...!!! Alergi Ternyata Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung





Hai pembaca sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses selalu..Kali ini saya akan membahas tentang alergi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Anda sering alergi..?  Anda patut berhati2 karena ternyata alergi yang sering menyerang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Berikut tanda umum terkena alergi
 
Alergi atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.

Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Simtomanya meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksim, urticaria, atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap sengatan dari wasp dan tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anaphylaxis. Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi.

Reaksi alergi dapat diduga dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE Maka pembengkakan terjadi dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan.Wikipedia

Dibawah ini Gambaran Penyebab Alergi


Terdapat bukti terbaru yang menghubungkan asma, hay fever, dan eksem pada masa kanak-kanak dengan masalah jantung di usia dewasa.

Alergi memang membuat anak merasa tidak nyaman. Bahkan, terkadang membuat menderita. Belum lama ini, para ilmuwan mengatakan bahwa alergi-alergi tersebut mungkin memiliki efek yang lebih besar untuk memengaruhi kesehatan anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun.

Alergi merupakan penyakit ketiga paling umum yang diderita anak-anak. Namun, alergi kronis dapat menyebabkan penyakit jantung di masa depan.

Menurut Dr. Jonothan Silverberg dari Northwesten University, Multidisciplinary Eczema Center, mengatakan bahwa anak-anak yang menderita asma, eksem, dan hay fever memiliki kemungkinkan untuk terserang obesitas.

Lebih buruk lagi, anak-anak dengan alergi juga berpotensi memiliki hipertensi dan kolestrol, dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki alergi. Hal-hal tersebut merupakan faktor yang menyebabkan penyakit jantung.

Secara biologis, penyakit alergi mungkin melibatkan peradangan. Menurut Silverberg, peradangan juga terlibat dalam banyak faktor dari penyakit jantung.

“Kami tidak berpikir bahwa peradangan, alergi asma, dan eksem mengendalikan penyakit jantung. Tapi kami mulai melihat koneksi di antara keduanya,” kata Silverberg.

Anak-anak dengan alergi cenderung lebih berdiam diri dan kurang aktif secara fisik. Bila mereka banyak melakukan berbagai aktivitas, seperti keluar rumah atau melakukan olahraga, hal itu justru dapat memperburuk gejalanya.

Faktor ini yang di dsimpulkan oleh para ahli bahwa penderita alergi memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung.

Karena keterbatasan penderita beraktifitas secara mudah untuk meningkatkan kekuatan otot jantung serta mengalami kesulitan berada di alam bebas yang memilki udara dan kondisi lebih baik dari pada di rumah.

Walaupun penilitian ini terhadap anak2 Besar kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa.

Demikianlah dampak alergi yang bisa meningkatkan risiko seseorang menjadi terkena gangguan jantung, sepatutnya anda memperhatikan dan menangani secara cepat gejala ini, agar kemungkinan terburuk tidak terjadi.

Semoga Bermanfaat..!!!

Bottom of Form

Friday, 8 January 2016

Cokelat ternyata Mampu Mengobati Penyakit Ginjal..!!!




Hai pembaca sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses selalu. Kali ini saya akan membahastentang kandungan antioksidan pada cokelat yang mampu mengobati penyakit ginjal.

Semua olahan cokelat sangat digemari semua orang di dunia, selain tampilan yang menarik, rasa yang enak, cokelat dipercaya mampu meningkatkan kesehatan fisik maupun mental bagi yang mengkonsumsinya.

Seperti diketahui scara luas cokelat mampu meningkatkan mood seseorang, atau dengan kata lain menjadi stimulan rasa bahagia di otak bagi seseorang.

Selain itu ternyata cokelat yang memiliki kandungan antioksidan yang juga mampu mengobati penyakit ginjal.

Penyakit yang membuat penderita harus melakukan cuci darah apabila telah terjadi kerusakan.



Dibawah ini kandungan pada cokelat


Mengonsumsi cokelat yang kaya akan flavanol dalam bentuk minuman dapat menurunkan tekanan darah diastolik dan meningkatkan fungsi pembuluh darah pada orang yang menderita penyakit ginjal kronis.

Penyakit ginjal kronis yang memengaruhi lebih dari 26 juta orang di Amerika Serikat, sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi dan diabetes.

Setelah penyakit tersebut berkembang, pasien memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terserang batu ginjal, kanker ginjal, dan penyakit kardiovaskular yang merupakan penyebab kematian nomor satu bagi orang dengan penyakit ginjal kronis.

Mengetahui hal ini, Dr. Tienush Rassaf dari University Hospital Essen di Jerman dan tim peneliti mengelurakan hipotesa, bahwa fungsi pembuluh darah pada penderita penyakit ginjal kronis dapat ditingkatkan dengan bantuan flavanol pada cokelat, yaitu antioksidan yang ditemukan dalam tanaman biji cokelat.

Untuk studi tersebut, para peneliti melibatkan 57 peserta yang berada dalam perawatan dialisis, yaitu prosedur perawatan yang dilakukan pada pasien yang sudah kehilangan 85 sampai 90 persen dari fungsi ginjal, yang dikenal sebagai kegagalan ginjal stadium akhir.

Kemudian, mereka memberi setengah peserta minuman yang mengandung 900 miligram flavanol cokelat setiap hari selama 30 hari, sementara separuh lainnya minum minuman dengan nutrisi yang sama, namun tanpa flavanol cokelat.

Setelah 30 hari, para peneliti menemukan, peminum flavanol cokelat berhasil memperbaiki fungsi pembuluh darah dan penurunan tekanan darah diastolik.

Para peserta yang tidak minum minuman tersebut, ditemukan tidak memiliki efek berarti pada fungsi pembuluh darah atau tekanan darah. menariknya, perubahan ini muncul jauh sebelum penelitian usai atau kurang dari 30 hari.

Walau hasil ini membawa angin segar bagi mereka dengan penyakit ginjal kronis untuk hidup lebih sehat, namun perlu dicatat bahwa makan cokelat tidak masuk dalam ketegori, dan harus tetap dalam pengawasan dokter.

Pengobatan alami terbaik untuk penyakit ginjal kronis tetaplah mengendalikan berat badan, makan sesehat mungkin, dan melakukan gaya hidup aktif.

Sebelum pemberian flavanol cokelat dapat menjadi pilihan pengobatan yang teratur, para peneliti mengatakan studi lebih lanjut masih diperlukan.(Kompas.com)

Demikianlah hasil penenmuan yang menyimpulkan bahwa kandungan antioksidan pada cokelat yang mampu menyembuhkan penyakit ginjal.

Semoga Bermanfaat..!!!