Tuesday, 5 January 2016

Cara Hormon Cinta Membantu Turunkan Berat Badan.








Hai pembaca sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses selalu..Kali ini saya akan membahas tentang peran hormon terhadap berat badan seorang pria, yaitu Hormon Cinta (Oksitosin)

Kasus gangguan berat badan atau Obesitas sekarang ini sangat mengkhawatirkan baik terjadi di indonesia maupun di dunia. Khususnya terjadi pada negara berkembang dan negara maju. Mungkin Termasuk anda atau orang sekitar anda..?

Dari data statistik Penderita Obesitas dunia yang terjadi pada dunia Maju


Bagi pria yang ingin menurunkan berat badannya. Hormon Cinta seorang pria ternyata mampu membantu menurunkan berat badan, Aktifitas bersama orang yang dicintai seperti Mencium dan Memeluk  hingga berhubungan yang lebih intim bagi suami istri akan melepaskan hormon cinta atau yang dikenal dengan hormon oksitosin.

Ini merupakan penemuan baru karena sebelumnya diyakini Faktor yang mempengaruhi berat badan hanya dikaitkan dengan pola makan dan pola hidup.

Apa saja yang dimakan dan bagaimana cara seseorang  dalam memenuhi nutrisi pada kesehariannya sangat mempengaruhi berat badan. Semakin banyak dan semakin berlemak dipastikan berat badan akan meningkat.

Kemudian Cara menjalani hidup atau sering disebut Pola hidup juga sangat berpengaruh terhadap berat badan seseorang, Kegiatan sehari-hari yang banyak bergerak apalagi berolahraga tentu membuat seseorang memiliki berat badan yang seimbang.

Sebaliknya Pola hidup yang tidak sehat seperti sering malas-malasan, terlalu banyak tidur ataupun kebiasaan buruk lainnya akan menyebabkan berat badan seseorang menjadi sanagat tinggi yang sering disebut obesitas.

Baca Juga : 

Hasil penelitian menunjukkan,  produksi hormon oksitosin yang tinggi dalam tubuh dapat mengurangi kalori dalam tubuh laki-laki.Kalori merupakan salah satu penyebab tingginya berat badan seseorang.

Kesimpulan ini didapat setelah dilakukan Penelitian  dengan melibatkan 25 pria sehat yang diminta menggunakan alat semprot hidung dengan kandungan hormon oksitosin dan kelompok pria lain dengan semprotan yang mengandung plasebo setelah berpuasa. 

(Plasebo adalah istilah obat yang dibuat tanpa bahan kimia yang kadang hanya berisi cairan garam. Tapi efek plasebo (semu) telah banyak membuat orang sakit tersugesti untuk sembuh. )

setelah menunggu Satu jam berikutnya, mereka diberi makanan dengan porsi  lebih banyak dua kali lipat dari porsi makan normal mereka. Para peneliti kemudian mencatat berapa banyak asupan kalori yang dimakan dari 25 pria tersebut.

Hasilnya, para pria yang menyemprotkan hormon oksitosin mengalami penurunan jumlah kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh. Hasil penelitian ini dipaparkan dalam pertemuan tahunan The Endocrine Society.

Peneliti menjelaskan, mereka yang menggunakan semprotan hidung oksitosin rata-rata memiliki 122 kalori lebih sedikit dan 9 gram lemak lebih sedikit lemak dibanding mereka yang konsumsi plasebo. Bahkan, menurut penelitian tidak ada efek samping yang membahayakan.

"Studi lebih lanjut diperlukan, tapi menurut saya, oksitosin merupakan pengobatan yang menjanjikan untuk obesitas dan komplikasi metabolik," ujar Elizabeth Lawson, ketua penelitian ini dan asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School.

Apakah efeknya sama terhadap wanita? Menurut Lawson, efek hormon oksitosin perlu diteliti lebih lanjut pada wanita.

Demikianlah hasil dari penelitian yang membuktikan peran hormon cinta yang dapat membantu proses metabolisme tubuh dan akhirnya akan membantu menurunkan Berat badan seorang pria.

Tentunya akan ada penelitan yang lebih lanjut agar lebih meyakinkan temuan ini dan apakah menimbulkan efek samping atau apakah bisa diterapkan pada wanita yang mengalami lebih banyak kasus obesitas.
Semoga bermanfaat…apabila anda suka dengan artikel ini silahkan like dan bagikan agar kebaikan dan manfaat bisa dirasakan banyak orang.

Terimakasih…!!!


Share this

0 Comment to "Cara Hormon Cinta Membantu Turunkan Berat Badan."

Post a Comment