Hai pembaca
sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses
selalu..Kali ini saya akan membahas tentang alergi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Anda
sering alergi..? Anda patut berhati2
karena ternyata alergi yang sering menyerang meningkatkan risiko penyakit
jantung.
Berikut tanda umum terkena alergi
Alergi
atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh
seseorang menjadi hipersensitif dalam
bereaksi secara imunologi terhadap
bahan-bahan yang umumnya imunogenik
(antigenik)
atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.
Dengan
kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan
atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal
sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik.
Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.
Simtomanya meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksim,
urticaria,
atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap
lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap
sengatan dari wasp dan tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anaphylaxis.
Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi.
Reaksi
alergi dapat diduga dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE Maka pembengkakan terjadi
dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan.Wikipedia
Dibawah ini Gambaran Penyebab Alergi
Terdapat
bukti terbaru yang menghubungkan asma, hay fever, dan eksem pada masa
kanak-kanak dengan masalah jantung di usia dewasa.
Alergi
memang membuat anak merasa tidak nyaman. Bahkan, terkadang membuat menderita.
Belum lama ini, para ilmuwan mengatakan bahwa alergi-alergi tersebut mungkin
memiliki efek yang lebih besar untuk memengaruhi kesehatan anak-anak, bahkan
orang dewasa sekalipun.
Alergi
merupakan penyakit ketiga paling umum yang diderita anak-anak. Namun, alergi
kronis dapat menyebabkan penyakit jantung di masa depan.
Menurut
Dr. Jonothan Silverberg dari Northwesten University, Multidisciplinary Eczema
Center, mengatakan bahwa anak-anak yang menderita asma, eksem, dan hay fever
memiliki kemungkinkan untuk terserang obesitas.
Lebih
buruk lagi, anak-anak dengan alergi juga berpotensi memiliki hipertensi dan kolestrol, dibandingkan dengan
anak yang tidak memiliki alergi. Hal-hal tersebut merupakan faktor yang
menyebabkan penyakit jantung.
Secara
biologis, penyakit alergi mungkin melibatkan peradangan. Menurut Silverberg,
peradangan juga terlibat dalam banyak faktor dari penyakit jantung.
“Kami
tidak berpikir bahwa peradangan, alergi asma, dan eksem mengendalikan penyakit jantung. Tapi kami mulai melihat koneksi di
antara keduanya,” kata Silverberg.
Anak-anak
dengan alergi cenderung lebih berdiam diri dan kurang aktif secara fisik. Bila
mereka banyak melakukan berbagai aktivitas, seperti keluar rumah atau melakukan
olahraga, hal itu justru dapat memperburuk gejalanya.
Faktor
ini yang di dsimpulkan oleh para ahli bahwa penderita alergi memiliki resiko
tinggi terkena penyakit jantung.
Karena
keterbatasan penderita beraktifitas secara mudah untuk meningkatkan kekuatan
otot jantung serta mengalami kesulitan berada di alam bebas yang memilki udara
dan kondisi lebih baik dari pada di rumah.
Walaupun penilitian ini terhadap anak2 Besar kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa.
Demikianlah
dampak alergi yang bisa meningkatkan risiko seseorang menjadi terkena gangguan
jantung, sepatutnya anda memperhatikan dan menangani secara cepat gejala ini,
agar kemungkinan terburuk tidak terjadi.
Semoga
Bermanfaat..!!!



0 Comment to "Bahaya...!!! Alergi Ternyata Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung"
Post a Comment