Sunday, 27 December 2015

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan yang baru saja dibuktikan peneliti jerman...!!!





Hai pembaca sekalian.!!! Bagaimana kabarnya..? mudah-mudahan sehat, bahagia dan sukses selalu..Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Manfaat kopi bagi Kesehatan.

Anda termasuk penikmat Kopi..? anda tidak sendirian ada banyak sekali orang di dunia yang menyukai minuman hitam dan pahit ini, mengapa begitu..? penikmat kopi sering mangatakan setelah minum kopi badan menjadi segar, otak dan fikiran menjadi fres, Perasaan menjadi bersemangat..!


Apakah itu Benar...? Atau hanya sebuah Mitos..?



Pembahasan dibawah ini akan menjelaskannya..!!!

Kopi adalah salah satu minuman yang paling populer di seluruh dunia. Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. 

Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi di sana ditanam secara massal. 

Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.

Rata-rata setiap warga Jerman minum sekitar 150 liter kopi dalam setahun. Dampaknya bagi kesehatan masih jadi kontroversi. 

Siapa yang tidak mengenalnya? Aroma secangkir kopi yang baru diseduh di pagi hari sangat disukai penikmatnya. 

Mulai dari jenis Arabika atau Robusta, espresso, cappuccino ataupun latte macchiato—begitu banyak orang yang membutuhkan kopi di pagi hari untuk benar-benar bisa memulai hari mereka.


Bukan hanya aromanya yang enak, bagi sebagian orang kopi dirasa punya efek menyegarkan tubuh dan pikiran. "Lewat kafein dalam kopi, sistem saraf dirangsang, yang mengakibatkan aktifnya kinerja jantung, peningkatan sirkulasi darah terutama di otak dan menyediakan lebih banyak oksigen. 

Peminum merasa lebih bugar dan dapat berpikir lebih baik," kata farmakolog Universitas Köln, Kuno Güttler.


Güttler Yang Juga Ahli Toksikologi menambahkan, kopi dapat memiliki efek menenangkan migrain atau sakit kepala. Ketika terjadi sakit kepala, pembuluh otak memperlebar reseptor rasa sakit. 

Tekanan darah dan detak jantung meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah. "Kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak, sehingga mengalirkan darah lebih cepat dan mencegah peluasan rasa sakit.“



Secangkir kopi lebih memperingan sakit kepala migrain. Di sisi lain, ketika berhenti minum kopi, maka akan mengarah ke sakit kepala. Karena ketika kafeinnya menghilang, pembuluh melebar lagi, yang dapat menyebabkan sakit kepala.


Berhenti minum kopi ?





Namun banyak peneliti dan dokter berkeyakinan bahwa kopi tidak sehat. Kafein memicu produksi adrenalin, tubuh yang hampir selalu diasupi konsumsi kopi secara teratur berada dalam tekanan.
  •  
Kopi: Pembuat Segar Yang Rugikan Alam
Minuman Kegemaran Orang Jerman
Bukan bir. Minuman yang paling disenangi orang Jerman adalah kopi. Tiap orang Jerman minum kopi rata-rata 149 liter per tahun, jadi tiga cangkir per hari. Setelah kopi, air jadi minuman kegemaran ke dua. 

Dalam kondisi berbahaya, bisa meningkatkan ketegangan otot dan kadar gula darah yang melepaskan energi ekstra. 

Detak nadi dan frekwensi pernafasan meningkat. Energi yang pasang surut ini menimbulkan berlebihannya produksi hormon stres, yang menyebabkan penipisan kelenjar adrenalin dan gangguan sistem kardiovaskular.

Kedengarannya lebih membuat stres ketimbang memberi ketenangan menikmati kopi di pagi hari. Tapi Güttler menekankan, dampak kopi juga tergantung dari genetika manusia: “Kafein diurai oleh enzim CYP1A2. 

Ada orang-orang yang aktivitas enzimnya kurang, jadi kafeinnya lambat terurai dan efeknya lebih lama.Detak jantung mereka bisa terganggu."


Di sisi lain, ada juga orang-orang yang enzimnya sangat aktif dan kafeinnya terurai dengan sangat cepat. Bagi mereka, umumnya tidak perlu khawatir tentang kesehatannya. Meminum 0,6 liter kopi sehari tak berdampak negatif pada konsumennya.


Potensi bagi kesehatan
 

Kuno Güttler
Hampir tidak ada jenis minuman yang begitu banyak dipelajari selain kopi, terutama mengenai berbagai efeknya pada organisme manusia. Terdapat banyak kajian yang menggambarkan efek positif minuman populer itu, terutama untuk jangka panjang.

Di antaranya, kopi dianggap dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2, menawarkan pencegahan terhadap penyakit Parkinson dan Alzheimer. Yang memainkan peranan penting bukan kafeinnya, melainkan antioksidan di dalam kopi.


"Tentu saja kita memiliki sistem antioksidan sendiri. Tapi kita dapat memetik manfaat, jika sistem perlindungan tubuh kita dapat lebih meningkat dengan menggunakan zat seperti kopi, " tandas Güttler.


Persoalan manakah yang lebih baik bagi manusia — minum kopi yang banyak atau sedikit? – masih menjadi hal yang belum jelas. (dw Indonesia)


Demikianlah manfaat kopi yang mampu menghindarkan dari berbagai penyakit..itu pun bila anda menkonsumsinya dengan Tepat. sudah menjawab penasaran anda bukan..?

Semoga bermanfaat…Apabila anda suka dengan artikel ini silahkan like dan bagikan agar kebaikan dan manfaat bisa dirasakan banyak orang.

Terimakasih…!!!

Share this

0 Comment to "Manfaat Kopi Bagi Kesehatan yang baru saja dibuktikan peneliti jerman...!!!"

Post a Comment